Safety Breafing K3 Project

23 December 2010 1 comment

 

Aktivitas pagi ini diproyek dimulai dengan safety breafing K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dengan tujuan mengingatkan tenaga akan pentingnya K3 tersebut sekaligus sosialisasi prosedur pelaksanaan K3. Safety breafing ini biasanya dilaksanakan setiap Jumat pagi jam 07.45 WITA di proyek. Sebelum dilaksanakan Safety breafing, terlebih dahulu melakukan olah raga ringan, senam lebih tepatnya. Merenggangkan otot dan melakukan sedikit gerakan, paling tidak menjaga kesehatan dan mengembalikan konsentrasi para pekerja dimana 1 minggu penuh mereka bekerja.

Meskipun setiap Jumat diadakan Safety breafing, tetap saja beberapa pekerja ada yang mangkir dan menyepelekan masalah ini. Padahal semuanya itu untuk kesehatan dan keselamatan pekerja itu sendiri. Mengingatkan akan pentingnya APD adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang dalam pekerjaan-pekerjaan yang fungsinya mengisolasi tubuh tenaga kerja dari bahaya di tempat kerja. APD merupakan cara terakhir untuk melindungi tenaga kerja setelah dilakukan beberapa usaha. Jenis-jenis APD menurut bagian tubuh  antara lain : kepala, kaki, mata, alat pernafasan, muka, telinga, tangan dan jari-jari, serta tubuh. Penting memang, tapi mereka kadang malas memakainya. Disamping itu penggunaan APD yang bukan pada tempatnya. Misalnya helm yang tempatnya di kepala, kadang menjadi sedokan air, berserakan diareal proyek. Sepatu, kadang mereka tidak pakai. Malah seringnya memakai sandal., dan lain-lain. Alasan mereka dengan memakai perlengkapan diri, telah membatasi ruang gerak mereka. Mau gini susah, mau gitu repot..

Sebenarnya perlengkapan safety-nya sudah disediakan kontraktor, mereka tinggal memakai dan akhir proyek dikembalikan. Apalagi kalo mereka suruh beli semua perlengkapan wah bisa dibayangkan. Tapi susah banget ya ? Mungkin karena tingkat pendidikan mereka dan kebiasaan yang mereka lakukan sehingga terasa “biasa” dan tak heran jika mereka “enggan” melakukannya. Namun kita sadar bahwa masalah K3 ini tidak dibiarkan. Kita berusaha agar proyek ini zero accident. Tidak ada masalah yang fatal yang akan berakibat merugikan kita semua.

Mereka harus sadar bahwa pelaksanaan sebuah proyek konstruksi bangunan mempunyai potensi kecelakaan kerja yang c ukup tinggi. Mau ga mau dalam perkembangannya, program Kesehatan dan Keselamatan Kerja ( K3 ) yang dilaksanakan dalam upaya pencegahan terjadinya kecelakaan kerja dalam pelaksanaannya semakin lama semakin dibutuhkan. Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970 mengatur aturan, kebijakan mengenai K3 ini.

Sementara, jumlah kecelakaan kerja pada sebuah proyek konstruksi seperti luput dari perhatian. Walaupun analisa kecelakaan kerja secara nasional menunjukkan jumlah kecelakaan kerja atas dasar laporan kecelakaan dan kompensasinya menunjukkan angka yang rendah. Tetapi hal ini belum benar-benar menggembirakan, karena dibalik laporan tersebut masih terdapat kelemahan pelaporan dan pencatatan kecelakaan yang perlu disempurnakan.

Mungkin beberapa instansi punya catatan data tentang kejadian kecelakaan kerja ini seperti BPS (Badan Pusat Statistik) dan Jamsostek. Data-data ini biasanya berdasarkan hasil klaim yang diajukan oleh pihak developer, kontraktor dimana data ini tidak semua orang bisa mengaksesnya karena data ini tentu saja bukan untuk umum.

Salah satu dilema lain pada penerapan K3 di Indonesia adalah rendahnya pengetahuan dan penerapan program kesehatan dan keselamatan kerja di sebuah proyek konstruksi bangunan. Resiko atau bahaya di sebuah proyek konstruksi bangunan kepada pekerja perlu mendapat perhatian lebih dan serius dari semua pihak. Sebagai langkah dalam penyempurnaan program kesehatan dan keselamatan kerja di proyek konstruksi bangunan, sebuah identifikasi pada resiko atau potensi terjadinya kecelakaan kerja pada pelaksanaan jenis pekerjaan di proyek konstruksi bangunan pun perlu dilakukan.

Tentu, dengan identifikasi resiko atau potensi terjadinya kecelakaan kerja ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan pihak yang terlibat dalam sebuah proyek konstruksi bangunan dalam melaksanakan sebuah jenis pekerjaan yang mempunyai potensi kecelakaan kerja yang tinggi. Sehingga pelaksanaan program kesehatan dan keselamatan kerja bisa semakin disempurnakan.

Masih rendahnya pekerja tentang K3, merupakan faktor pemicu dan penentu terjadinya kecelakaan. Kecelakaan dalam kamus bahasa Indonesia adalah sebuah kejadian yang tak terduga yang mempunyai kemungkinan yang bisa menyebabkan cederanya seseorang atau kerusakan property. Kecelakaan kerja pada pelaksanaan pekerjaan konstruksi bangunan antara lain adalah : kejatuhan benda, tergelincir, terpukul, terkena benda tajam, dan jatuh dari ketinggian. Berdasarkan data statistik Jamsostek dalam kasus yang ditemui selama ini, kecelakaan kerja banyak dialami tenaga kerja usia 26 hingga 30 tahun. Untuk 2009 misalnya, terdapat 22.338 kasus dari total 96.314 kasus di tahun 2009 atau sebesar 23,19 persen. Kecelakaan kerja paling banyak terjadi di dalam lokasi/lingkungan kerja Persisnya sebanyak 65.568 kasus dari 96. 314 total kasus selama 2009 atau sebesar 68.07 persen.

Konstruksi bangunan adalah kegiatan yang berhubungan dengan seluruh tahapan yang dilakukan di tempat kerja. Pekerjaan konstruksi bangunan melibatkan banyak hal diantaranya adalah bahan bangunan, pesawat/instalasi/peralatan, tenaga kerja, dan penerapan teknologi. Semua hal tersebut dapat merupakan sumber kecelakaan kerja yang bahkan dapat mengakibatkan kematian dan/atau kerugian material.

Dengan banyaknya potensi bahaya dan kecelakaan kerja yang terjadi pada sektor konstruksi bangunan, maka diperlukan adanya suatu perlindungan kepada tenaga kerja dan asset-aset maupun orang lain di proyek/tempat kerja khususnya konstruksi bangunan agar incident maupun accident dapat diminimalisir. Perlindungan yang dapat diberikan dapat berupa penegakan aturan yang telah ditetapkan baik dari perusahaan (Standard Operational Procedure) maupun dari pemerintah (Permenakertrans) itu sendiri.

Tidak hanya semata-semata menjadi tugas pemerintah dan perusahaan tersebut untuk menjaga dan melindungi pekerja. Namun dari diri sendirilah harusnya kesadaran itu muncul, ingatlah bahwa dengan sehat dan selamatnya kita dalam proyek ini, sudah membantu dan meringankan semua pihak, bukankah adanya aturan itu untuk ditepati dan bukannya dilanggar. Selalu berhati-hati dalam bekerja dan ingatlah keluarga anda menunggu dirumah.

Categories: Civil Engeneering

Hanya Untuk Mama

22 December 2010 Leave a comment

Mama..

Engkau bagaikan rembulan dalam hidupku,

Engkau bagaikan matahari yang hangatnya menyinari,

Dan engkau bagaikan air yang menyejukkanku..

Engkau telah melahirkanku ke dunia ini,

Yang tak henti-hentinya merawatku,

Dengan kasih sayangmu, kau besarkan ku

Dan dengan buaianmu, kau mendidikku hingga diri ini dewasa,

 

Mama..

Engkau wanita yang selalu siaga ketika dalam buaian,

Ketika kaki-kaki ini belum kuat untuk berdiri dan berlari,

Ketika perut ini terasa lapar dan dahaga,

Ketika tangisku membangunkanmu,

Ketika aku jatuh kau segera bangunkan,

Dan rasa lelah itupun tak kau rasa.

 

Mama..

Setiap kupandang wajahmu dikala tidur,

Terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan,

Terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran,

Terdapat sinar yang penuh dengan kasih sayang,

 

Mama..

Aku rindu dengan senyummu

Aku rindu dengan kasih sayangmu

Aku rindu dengan belai tangan lembutmu

Aku rindu akan pelukmu

 

Mama..

Seandainya aku bisa,

Kan kubalas segenap cinta dan kasihmu

Seandainya aku mampu,

Kan kupersembahkan seterang kilauanmu,

Sehangat dekapanmu, setulus kasihmu dan sebijak nasihatmu

 

Mama..

Aku tahu, tanganmu tak pernah lepas berharap untukku

dalam setiap do’a yang kau panjatkan

Aku tahu, senyummu selalu menyapa dalam setiap kata cinta

yang keluar dari lisanmu

Dan aku tahu, mata hatimu selalu terjaga dalam setiap derap langkahku

 

Mama,

Kau selalu ada pada setiap hembusan nafasku

Kau selalu ada pada setiap langkah kakiku

Kau selalu ada pada setiap apa yang ku gapai

Karena kau begitu berarti dalam hidupku

 

Mama,

Jasamu tiada terbalas

Jasamu tiada terbeli

Jasamu tiada akhir

Jasamu tiada tara

Jasamu terlukis indah di dalam surga

 

Mama,

Maafkan karena ku selalu merepotkan mu,

Maafkan karena ku tidak selalu menyapamu,

Maafkan karena ku jauh darimu,

Dan maafkan karena ku belum sepenuhnya membahagiakanmu

 

Mama,

Hanya do’a yang bisa kupersembahkan untukmu,

Karena jasamu tiada terbalas,

Hanya tangisku sebagai saksi atas rasa cintaku padamu,

Dan aku berjanji akan menjadi anak yang terbaik untukmu

 

Mama, selamat hari ibu..

Categories: Serba-serbi

Ucapan Hari Raya pada non Muslim, bolehkah ??

19 December 2010 Leave a comment

 

Tulisan ini bermula dari tergelitiknya hati saya menerima kritikan pedas dari orang Non Muslim yang sedang merayakan hari besarnya. Masalahnya sederhana karena saya tidak mengucapkan selamat hari raya kepadanya, sebagaimana seperti orang tersebut mengucapkan Selamat Idul Fitri kepada saya. Mungkin sedikit klarifikasi, dapat menjernihkan masalah. Ya, karena saya lupa dan dikalender pun tidak merah seperti biasa jika ada hari besar agama. Saya pun beraktifitas seperti biasa tanpa libur, sehingga lupa mengucapkannya. Tapi ya sudahlah..

Pada kesempatan ini juga, coba saya uraikan boleh tidaknya seorang Muslim mengucapkan selamat hari raya kepada Non Muslim yang sedang merayakan hari rayanya. Semoga uraian singkat saya ini bisa menjawab masalah itu. Karena ini masalah ini berhubungan dengan agama, tidak etis rasanya jika saya tidak mencantumkan sumber atau rujukannya. Karena pengetahuan saya sendiri tentang ini sangatlah terbatas, maklum bukan ustadz, hanya seseorang yang ingin terus belajar memahami agamanya dengan benar yaitu Islam.

Materi ini hemat saya perlu disampaikan sehingga ada kejelasan. Pemberian ucapan selamat merayakan hari besar Non Muslim disebut tahni’ah. Untuk masalah ini sebenarnya ulama juga berbeda pandangan, ada yang tegas-tegas mengharamkan dan ada juga yang memperbolehkan dengan alasan-alasan tertentu pula. Mari kita lihat pandangan yang mengharamkan terlebih dahulu :

Pandangan yang mengharamkan

Ibn al-Qayyim Al-Jauziyah dalam kitabnya ‘Ahkâm Ahl adz-Dzimmah’, beliau berkata, “Adapun mengucapkan selamat berkenaan dengan syiar-syiar kekufuran yang khusus bagi mereka adalah haram menurut kesepakatan para ulama. Alasan Ibn al-Qayyim, menyatakan haram ucapan selamat kepada orang-orang Kafir berkenaan dengan perayaan hari-hari besar keagamaan mereka karena hal itu mengandung persetujuan terhadap syi’ar-syi’ar kekufuran yang mereka lakukan.

Sikap ini juga sama pernah disampaikan oleh Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin sebagaimana dikutip dalam Majmû’ Fatâwa Fadlîlah asy-Syaikh Muhammad bin Shâlih al-‘Utsaimîn, ( Jilid.III, h.44-46, No.403).

Menurut Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin sebagaimana dikutip dalam ’Majmu’ Fatawa wa Rosail Ibnu ‘Utsaimin, 3/28-29, no. 404, Asy Syamilah’ mengatakan, ”Ucapan selamat hari natal atau ucapan selamat lainnya yang berkaitan dengan agama kepada orang kafir adalah haram berdasarkan kesepakatan para ulama.”

Jangankan mengucapkan Selamat Natal ataupun ucapan hari besar agama lain, mengucapkan salam biasa saja kepada Non Muslim kita dilarang : Rasulullah SAW bersabda: ”Jangan kalian mendahului mengucapkan salam kepada orang Yahudi atau Nashrani” (HR. Muslim).

Apabila orang Non Muslim memulai mengucapkan salam, maka jawaban yang diperkenankan oleh syari’at adalah : ”Wa ‘alaikum” (Semoga anda juga). Itu saja, tidak usah diperpanjang lagi. Rasulullah SAW menasihatkan : ”Jika orang-orang Ahli Kitab (Non Muslim) memberi salam kepada kamu, maka jawablah : ”Wa ‘alaikum” (HR. Bukhari dan Muslim).

Salam adalah do’a seorang Muslim kepada saudaranya seiman. Kita tidak bisa mengucapkan doa Selamat kepada orang yang kafir/musyrik karena jika mereka tak tobat, siksa Alloh sudah jelas menunggu mereka.

”Sesungguhnya kamu tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Alloh memberi petunjuk kepada orang yang dikehendaki-Nya. Dan Alloh lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk” (Al Qashash [28]: 56).

Terus, berarti kita sebagai Muslim tidak boleh mendoakan Non Muslim dong ?

Tentu boleh, satu-satunya doa yang diperbolehkan untuk orang kafir yang masih hidup adalah doa agar mereka dapat petunjuk untuk masuk Islam. Misalnya Do’a Rasulullah SAW kepada orang Non Muslim : ”Ya Alloh berilah petunjuk kepada kaumku, karena sesungguhnya mereka orang yang tidak mengerti” (Sirah Nabawiyah, Abul Hasan ali An Nadwi). Atau do’a Rasululah SAW kepada Umar Bin Khaththab ketika masih kafir : ”Ya Alloh, berilah kemuliaan kepada Islam dengan masuk Islamnya salah satu orang terkasih kepada-Mu, yakni Abu Jahal atau Umar Bin Khaththab”

Pandangan yang membolehkan

Memang pendapat yang membolehkan ini kurang populer di banyak kalangan. Namun kalau kita mau agak teliti dan jujur, rupanya yang menghalalkan tidak sedikit. Bukan hanya Dr. Quraisy Syihab saja, tetapi bahkan Majelis Ulama Indonesia, Dr. Yusuf Al-Qaradawi dan beberapa ulama dunia lainnya, ternyata kita dapati pendapat mereka membolehkan ucapan itu.

Rasanya agak kaget juga, tetapi itulah yang kita dapat begitu kita agak jauh menelitinya. Kami uraikan di sini petikan-petikan pendapat mereka, bukan dengan tujuan ingin mengubah pandangan yang sudah ada. Tetapi sekedar memberikan tambahan wawasan kepada kita, agar kita punya referensi yang lebih lengkap.

Fatwa MUI Tentang Haramnya Natal Bersama, Bukan Ucapan Selamat Natal

Satu yang perlu dicermati adalah kenyataan bahwa MUI tidak pernah berfatwa yang mengharamkan ucapan selamat natal. Yang ada hanyalah fatwa haramnya melakukan natal bersama.

Majelis Ulama Indonesia pada 7 Maret 1981, sebagaimana ditandatangani K.H. M. Syukri Ghozali, MUI telah mengeluarkan fatwa: perayaan natal bersama bagi ummat Islam adalah haram. Hal ini juga ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal MUI, Dr. Dien Syamsudin MA, yang juga Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu menyatakan bahwa MUI tidak melarang ucapan selamat Natal, tapi melarang orang Islam ikut sakramen/ritual Natal. “Kalau hanya memberi ucapan selamat tidak dilarang, tapi kalau ikut dalam ibadah memang dilarang, baik orang Islam ikut dalam ritual Natal atau orang Kristen ikut dalam ibadah orang Islam, ” katanya. Bahkan pernah di hadapan ratusan umat Kristiani dalam seminar Wawasan Kebangsaan X BAMAG Jatim di Surabaya, beliau menyampaikan, “Saya tiap tahun memberi ucapan selamat Natal kepada teman-teman Kristiani.”

Fatwa Dr. Yusuf Al-Qaradawi

Syeikh Dr. Yusuf Al-Qaradawi mengatakan bahwa merayakan hari raya agama adalah hak masing-masing agama. Selama tidak merugikan agama lain. Dan termasuk hak tiap agama untuk memberikan tahni’ah saat perayaan agama lainnya.

Maka kami sebagai pemeluk Islam, agama kami tidak melarang kami untuk memberikan tahni’ah kepada Non Muslim warga negara kami atau tetangga kami dalam hari besar agama mereka. Bahkan perbuatan ini termasuk ke dalam kategori al-birr (perbuatan yang baik).

Sebagaimana firman Alloh SWT:

“Alloh tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Alloh menyukai orang-orang yang berlaku adil.” (QS. Al-Mumtahanah : ‘8)

Kebolehan memberikan tahni’ah ini terutama bila pemeluk agama lain itu juga telah memberikan tahni’ah kepada kami dalam perayaan hari raya kami.

“Apabila kamu diberi penghormatan dengan sesuatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik dari padanya, atau balaslah penghormatan itu. Sesungguhnya Alloh memperhitungankan segala sesuatu.” (QS. An-Nisa’: 86)

Namun Syeikh Yusuf Al-Qaradawi secara tegas mengatakan bahwa tidak halal bagi seorang Muslim untuk ikut dalam ritual dan perayaan agama yang khusus milik agama lain.

Fatwa Dr. Mustafa Ahmad Zarqa’

Di dalam bank fatwa situs Islamonline.com, Dr. Mustafa Ahmad Zarqa’, menyatakan bahwa tidak ada dalil yang secara tegas melarang seorang Muslim mengucapkan tahni’ah kepada orang kafir. Beliau mengutip hadits yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah berdiri menghormati jenazah Yahudi. Penghormatan dengan berdiri ini tidak ada kaitannya dengan pengakuan atas kebenaran agama yang dianut jenazah tersebut. Sehingga menurut beliau, ucapan tahni’ah kepada saudara-saudara pemeluk kristiani yang sedang merayakan hari besar mereka, juga tidak terkait dengan pengakuan atas kebenaran keyakinan mereka, melainkan hanya bagian dari mujamalah (basa-basi) dan muhasanah seorang Muslim kepada teman dan koleganya yang kebetulan berbeda agama. Dan beliau juga memfatwakan bahwa karena ucapan tahni’ah ini dibolehkan, maka pekerjaan yang terkait dengan hal itu seperti membuat kartu ucapan selamat natal pun hukumnya ikut dengan hukum ucapan natalnya.

Namun beliau menyatakan bahwa ucapan tahni’ah ini harus dibedakan dengan ikut merayakan hari besar secara langsung, seperti dengan menghadiri perayaan-perayaan natal yang digelar di berbagai tempat. Menghadiri perayatan natal dan upacara agama lain hukumnya haram dan termasuk perbuatan mungkar.

Majelis Fatwa dan Riset Eropa

Majelis Fatwa dan Riset Eropajuga berpendapat yang sama dengan fatwa Dr. Ahmad Zarqa’ dalam hal kebolehan mengucapkan tahni’ah, karena tidak adanya dalil langsung yang mengharamkannya.

Fatwa Dr. Abdussattar Fathullah Said

Dr. Abdussattar Fathullah Said adalah profesor bidang tafsir dan ulumul quran di Universitas Al-Azhar Mesir. Dalam masalah tahni’ah ini beliau agak berhati-hati dan memilahnya menjadi dua. Ada tahni’ah yang halal dan ada yang haram.

Tahni’ah yang halal adalah tahni’ah kepada orang kafir tanpa kandungan hal-hal yang bertentangan dengan syariah. Hukumnya halal menurut beliau. Bahkan termasuk ke dalam bab husnul akhlaq yang diperintahkan kepada umat Islam.

Sedangkan tahni’ah yang haram adalah tahni’ah kepada orang kafir yang mengandung unsur bertentangan dengan masalah diniyah, hukumnya haram. Misalnya ucapan tahniah itu berbunyi, “Semoga Tuhan memberkati diri anda sekeluarga.” Sedangkan ucapan yang halal seperti, “Semoga tuhan memberi petunjuk dan hidayah-Nya kepada Anda.”

Bahkan beliau membolehkan memberi hadiah kepada Non Muslim, asalkan hadiah yang halal, bukan khamar, gambar maksiat atau apapun yang diharamkan Alloh.

 

Secara pribadi saya lebih cenderung membolehkan mengucapkan selamat hari raya kepada Non Muslim, dengan alasan bahwa saya ingin menghargai keyakinan orang yang merayakan itu, sebab saya juga selalu mengapresiasi setiap orang yang menghargai keyakinan saya. Islam adalah agama yang membawa rahmat buat semua alam, yang artinya tidak satu apapun yang tidak berhak untuk mendapatkan keselamatan, kesejahteraan, dan kasih sayang dengan adanya Islam. Bahwa benar ada beberapa ulama yang melarang untuk mengucapkan selamat hari raya pada umat agama lain karena dianggap menunjukkan sikap menyetujui pemahaman agama lain itu, dimana sikap persetujuan tersebut selanjutnya dapat dikategorikan sebagai bentuk degradasi iman atau dianggap sebagai perbuatan yang merusak iman.

Buat saya, ucapan selamat sama sekali bukanlah bentuk persetujuan dan pembenaran saya terhadap pemahaman agama lain. Hanya sebagai wujud menghormati keyakinan yang berbeda dengan saya mengingat lingkungan pekerjaan yang tidak semuanya Muslim. Bukankah Alloh SWT sendiri juga menganjurkan kita untuk dapat saling menghormati termasuk kepada orang yang memiliki perbedaan pemahaman dan keyakinan dengan kita.

Namun kalaulah sikap ini pada akhirnya tetap dianggap sebagai suatu bentuk penyimpangan yang berbuah dosa, maka buat saya biarlah Alloh saja yang akan menilainya dan saya hanya dapat berharap pada kasih sayang dan ampunan-Nya yang Maha Agung dan tiada berhingga. Itu saja..

 

Ilustrasi : by google

 

Referensi:


https://masopik.wordpress.com/2008/12/01/all-about-islam/ atau http://www.sendspace.com/file/588jtb

http://media-islam.or.id/2010/12/14/haram-hukumnya-mengucapkan-selamat-natal/

http://formmit.org/about-islam/232-mengucapkan-selamat-natal-dan-hari-raya-agama-lain.html

http://luk.staff.ugm.ac.id/kmi/islam/Qardhawi/Halal/2011833.html

http://hidayatullah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=2359&Itemid=0

http://solekha.multiply.com/reviews/item/112

http://m.voa-islam.com/news/hikmah/2009/12/24/2154/haram-mengucapkan-selamat-natal

http://suprichusnul.multiply.com/journal/item/448

http://buletin.Muslim.or.id/aqidah/mengucapkan-selamat-natal-dianggap-berbuat-baik

http://akhwat.web.id/muslimah-salafiyah/fatwa-ulama/bolehkah-mengucapkan-selamat-hari-raya-pada-non-muslim/

http://Muslim.or.id/manhaj/selamat-natal.html

http://genenetto.blogspot.com/2006/12/hukum-mengucapkan-selamat-natal.html

Categories: Keindahan Islam

Hijrah : The great emigration

17 December 2010 Leave a comment

Seperti biasa, oleh-oleh Jumat dibagi. Memangnya oleh-oleh apa ? Tentu saja oleh-oleh hikmah setelah mendengar khotbah Jumat tadi siang. Tidak bermaksud apa-apa hanya sekedar meneruskan apa yang saya dengar tadi. Masjid yang saya tuju untuk melaksanakan sholat Jumat adalah Masjid dekat Bandara Ngurah Rai, kalo tidak salah nama masjid itu “Masjid Nurul Huda”. Jam 12.00 saya meluncur dari proyek menuju masjid itu, dan membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit untuk sampai kesana. Berharap sih tidak terlambat karena masuk Dhuhur jam 12.15, dan alhamdulillah nyampe tepat waktu.

Pemilihan masjid itu, tidak lain adalah karena masjidnya lumayan besar untuk wilayah Bali dan terdekat dari proyek, jadi mungkin lebih nyaman saja. Baik, nampaknya langsung saja menyimak untaian khotbah Jumat tadi yang temanya adalah hijrah.

Hijrah adalah meninggalkan segala bentuk perbuatan yang dilarang Allah SWT dengan menjalankan segala yang diperintahkan-Nya.

Selasa (7/12) yang lalu, seluruh umat Islam di berbagai penjuru dunia, memperingati tahun baru Islam, 1 Muharram 1432 H. Momentum pergantian tahun Hijriah selalu mengingatkan umat Islam pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW dan para sahabat dari Makkah ke Madinah. Peristiwa maha penting dalam sirah Rasulullah itulah yang menjadi dasar pijakan di balik pemilihan nama kalender Islam tersebut

Seperti diketahui, sebelum berhijrah, Nabi Muhammad SAW dan umat Islam yang berada di Kota Makkah mendapatkan berbagai ujian dan cobaan yang tak henti-hentinya. Ujian itu datang dari Allah (setelah wafatnya paman Nabi SAW, Abu Thalib, dan istri Rasulullah, Khadijah binti Khuwailid) diiringi gangguan kaum kafir Quraisy.

Nabi Muhammad SAW sedang bersedih. Orang-orang kafir Quraisy pun mengolok-oloknya, “Muhammad telah ditinggalkan oleh Tuhannya.” Begitulah ungkapan orang-orang kafir menyinggung diri Rasulullah sepeninggal Abu Thalib (paman) dan Siti Khadijah RA (istri). Ia kesepian. Hatinya terasa kering karena beberapa lama wahyu baru yang ditunggu tidak kunjung datang. Dalam keguncangan jiwa itu, turunlah surah Ad-Dhuha. Di ayat ke-5 dalam surah itu, Allah berfirman, “Kelak, Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas.” Apa yang dijanjikan Allah dalam surah Ad-Dhuha tercapai beberapa tahun setelah hijrah. Tepatnya, tahun ke-10 Hijriah. Rasulullah berhasil merebut Makkah, kota yang sangat beliau cintai karena kesuciannya.

Adapun tujuan berhijrah dalam konteks hijrah Rasulullah SAW adalah untuk menyelamatkan akidah umat Islam dari gangguan dan ancaman kafir Quraisy yang semakin besar terhadap umat Islam. Hijrah dalam Pandangan Al-Quran, secara global, tujuan hijrah adalah senantiasa meninggalkan segala yang dilarang Allah dengan berpindah untuk melaksanakan segala yang diperintahkan-Nya menuju jalan kebajikan dan kemaslahatan. “Seorang muhajir (yang berhijrah) adalah siapa saja yang meninggalkan segala yang dilarang Allah.”

Adapun hijrah secara maknawi, “Segeralah kembali kepada (menaati) Allah. Sesungguhnya, aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu. Janganlah kamu mengadakan Tuhan selain Allah. Sesungguhnya, aku seorang pemberi peringatan yang nyata dari Allah untukmu.”

Sementara itu, makna hijrah secara hakiki adalah hijrah atau pindah dengan sepenuh hati semata-mata untuk Allah dan Rasul-Nya. Yakni, meninggalkan segala kemaksiatan menuju jalan kemaslahatan.

Hijrah berarti berpindah dengan meninggalkan suatu tempat menuju tempat yang lain, atau berubah dengan meninggalkan suatu kondisi untuk menuju kondisi yang lain. Dalam Islam, hijrah memang ada dua macam.

Pertama, hijrah hissiyyah (hijrah fisik dengan berpindah tempat), dari darul khauf (negeri yang tidak aman dan tidak kondusif) menuju darul amn (negeri yang relatif aman dan kondusif), seperti hijrah dari Kota Makkah ke Habasyah (Ethiopia) dan dari Makkah ke Madinah.

Kedua, hijrah ma’nawiyyah (hijrah nilai). Maksudnya meninggalkan nilai-nilai atau kondisi-kondisi jahiliah untuk berubah menuju nilai-nilai atau kondisi-kondisi Islami,  seperti dalam aspek akidah, ibadah, akhlak, pemikiran dan pola pikir, muamalah, pergaulan, cara hidup, kehidupan berkeluarga, etos kerja, manajemen diri, manajemen waktu, manajemen dakwah, perjuangan, pengorbanan, serta aspek-aspek diri dan kehidupan lainnya sesuai dengan tuntutan keimanan dan konsekuensi keislaman.

Jika hijrah hissiyyah bersifat kondisional dan situasional serta harus sesuai dengan syarat-syarat tertentu, hijrah ma’nawiyyah bersifat mutlak dan permanen, serta sekaligus merupakan syarat dan landasan bagi pelaksanaan hijrah hissiyyah.

Hijrah ma’nawiyyah inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dan esensi dari perintah hijrah itu. Kuncinya ada pada kata perubahan! Ya, ketika seseorang telah berikrar syahadat dan menyatakan diri telah beriman dan berislam, ia harus langsung ber-hijrah ma’nawiyyah ke arah perubahan total–tentu tetap mengikuti prinsip pentahapan dan memenuhi tuntutan berislam secara kaffah.

Lantas sudahkah kita berhijrah ???

 

Ilustrasi : by google

Categories: Hikmah Jum'at

Software untuk download

15 December 2010 Leave a comment

 

Melanjutkan postingan saya sebelumnya pada “jendela download” tentang software download manager yang dapat digunakan untuk mendownload file dengan cepat, singkat dan tentu saja puas. Tidak menunggu terlalu lama ketika kita download file-file berukuran besar. Berbeda dengan jika download secara manual, yang memang relatif lama. Cara kerja software download manager ini adalah file dipecah atau dipartisi menjadi beberapa bagian, yang didownload secara bersamaan.

Software download manager ini saya juga pergunakan lho dan pemilihannya didasarkan karena kemudahan penggunaan dari software tersebut. Selain itu kecepatan download dari masing-masing software. Atas pengalaman penggunaan software tersebut, sehingga saya coba shearing. Sebagai catatan adalah saya coba shearing data dari website-nya sehingga diharapkan akan lebih jelas saja. Semoga bermanfaat !

 

1.       Internet Download Manager (IDM) ver. 5.18 Build 8.

Internet Download Manager 5.18 has a smart download logic accelerator that features intelligent dynamic file segmentation and safe multipart downloading technology to accelerate your downloads. Unlike other download accelerators and managers that segment files before downloading starts, Internet Download Manager segments downloaded files dynamically during download process. Internet Download Manager reuses available connections without additional connect and login stages to achieve better acceleration performance.

Internet Download Manager supports proxy servers, FTP and HTTP protocols, firewalls, redirects, cookies, authorization, MP3 audio and MPEG video content processing. IDM integrates seamlessly into Microsoft Internet Explorer, Netscape, MSN Explorer, AOL, Opera, Mozilla, Mozilla Firefox, Mozilla Firebird, Avant Browser, MyIE2, and all other popular browsers to automatically handle your downloads. You can also drag and drop files, or use Internet Download Manager from command line. Internet Download Manager can dial your modem at the set time, download the files you want, then hang up or even shut down your computer when it’s done.

Silakan download link ini


Petunjuk Install IDM 5.18 Build 8 :

  • Download dan ekstrak IDM v 5.18 Build 8
  • Lakukan proses installasi pada file idman518.exe
  • Jika sebelumnya sudah terinstall IDM versi lama bisa menimpa dan melanjutkan installasi dengan file installer IDM yang baru
  • Setelah proses installasi selesai, tutup/exit program ini. Lihat juga di system tray pojok kanan bawah, apabila masih ada logo IDM klik kanan pilih exit
  • Copy file UNREAL Patch 5.xx(2009-07-10).exe kedalam folder installasi yang biasanya terdapat di : C:\Program Files\Internet Download Manager
  • Kemudian jalankan file tersebut. Jika anda menggunakan Windows vista dan Windows 7, jalankan sebagai Run as administrator
  • Finished

 

2. Download Accelerator Plus (DAP)

Download Accelerator Plus (DAP) is the world’s most popular download manager with over 180 million installs worldwide. DAP accelerates your download speed so you can get all your favorite files, applications, and videos as fast as possible.

Additionally, DAP features powerful privacy, security, and file management tools letting you download with confidence and flexibility. DAP is easy to use working automatically with your web browser to provide the fastest download speed possible. In fact, DAP is so simple to use that it lets you keep on working in your favorite download style, IE windows style or FireFox list style.

Now, DAP has been made even smarter with an inventive Mirroring Speed Boost that switches to faster downloads sources while you download. Also, with built-in Twitter integration, you can tweet directly from DAP, and let all your followers know about your favorite downloads. DAP features optimized download performance for RapidShare Premium Accounts, so users of the most popular file-hosting site can download files extremely fast.

Download Accelerator Plus (DAP) will accelerate the speed with which you can receive files over the Internet using FTP and HTTP. Downloading is safer as well thanks to DAP’s download security powered by SpeedBit’s Multi Antivirus (MAV) Analysis that lets you compare what the leading Antivirus programs have to say about your downloads. DAP is available in 38 languages, with translations provided by users contributing to the SpeedBit Translation Wiki Project.

Silakan download link ini

 

3.        Free Download Manager (FDM)

Free Download Manager (FDM) is a light-weight, powerful and easy-to-use application, a full-featured download accelerator and manager. It allows you to download files and whole web sites from any remote server via HTTP, HTTPS and FTP. With FDM the downloading process will be as easy as never!

With FDM you needn’t start the downloading from the beginning after casual interruption. You can resume unfinished download from the place where it have been interrupted. Also this program warns you if some servers don’t support download resuming. It allows you to make a decision about the downloading. So with FDM you save your time and money.

Silakan download link ini.

Itu saja, selamat menikmati hasil download-an anda !

Categories: Program Komputer

Memperlakukan Jenazah Menurut Islam

11 December 2010 Leave a comment

Seperti biasanya, saya melakukan sholat Jumat di salah satu masjid di Bali, tepatnya saat itu tanggal 10 Desember 2010. Ada yang istimewa menurut saya karena hari Jumat tersebut adalah hari Jumat pertama di tahun baru Hijriah, ya 1432 H dan hari ke-dua setelah saya ulang tahun.

Sekedar shearing saja, inilah hasil oleh-oleh dari Sholat Jumat itu, semoga bermanfaat !

Ketika Roh Telah Meninggalkan Jasad

Ketika seseorang telah menghembuskan napasnya yang terakhir maka ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh orang-orang yang hadir pada saat itu :

1.         Memejamkan kedua mata mayit (jika masih terbuka) dan mendoakan kebaikan baginya

Dasarnya ialah hadits Ummu Salamah, tatkala Abu Salamah wafat maka Rasulullah pun memejamkan kedua matanya yang saat itu masih terbuka. Beliau juga mendoakannya dengan doa “Ya Alloh, berilah ampunan bagi Abu Salamah, angkatlah derajatnya ke dalam orang-orang yang diberi petunjuk, jadikanlah orang yang ia tinggalkan dari kalangan keluarganya dan anak keturunannya pemimpin yang sholih dalam agama dan dunia mereka, ampunilah kami dan dia ya Robbal’alamin, lapangkanlah dan terangilah kuburannya”  (HR muslim dan Abu Daud)

2.         Menutup semua anggota badannya (kecuali jenajah orang yang ihram, kepalanya tidak ditutup) dengan kain atau yang semisalnya

Aisyah mengatakan : “Bahwasanya ketika Rasulullah wafat beliau pun diselimuti dengan burdah habirah (kain yang bergaris-garis)”. (HR Bukhari dan Muslim)

3.      Bersegera dalam mengurusinya

4.      Bersegera melunasi hutang mayit walau harus menghabiskan semua hartanya

5.      Memenuhi wasiatnya

Orang yang diwasiati oleh si mayit semasa hidupnya, hendaknya menunaikan wasiat yang telah diamanahkan itu, selama wasiat tersebut tidak menyelisihi syariat. Dalam masalah harta, wasiat yang diperbolehkan tidak melebihi sepertiga dari harta yang ia miliki.

Apa Saja Yang Boleh Dilakukan Terhadap Mayit

Dibolehkan bagi para pelayat untuk membuka tutup muka mayit dan menciumnya (wajah)-nya, sebagaimana hadits yang dibawakan oleh Aisyah, ia berkata : Bahwasanya Rasulullah SAW mendatangi jenazah Utsman bin Madz’un maka beliau menyingkap tutup muka Ibnu Madz’un dan beliau merebahkan badan lalu mencium wajahnya, beliau menangis hingga aku melihat air mata menetes pada kedua belah pipi beliau.” (Shahih, HR Ibnu Majah 1456, Abu Daud 3163 dan Tirmidzi 994).

Demikian pula dibolehkan menangis (bukan tangisan histeris yang terlarang dalam syariat) sebagaimana yang terjadi pada Rasulullah ketika putranya (Ibrahim) tercinta meninggal dunia (HR Bukhari)

Proses Memandikan Jenazah

Perkara-perkara yang harus diperhatikan ketika akan memandikan jenazah (sifat dan cara memandikan mayit) :

1.         Hendaknya orang yang akan memandikan mayit adalah orang yang amanah dan dapat dipercaya, yang tidak akan membuka dan menyebarkan aib-aib yang ia jumpai pada mayit. Dan hendaknya ia adalah orang yang memiliki ilmu dan pengalaman dalam memandikan mayit.

2.         Melepas pakaian mayit dan menutup auratnya

3.         Wajib yang akan memandikan mayit adalah orang yang sejenis, mayit wanita tidak dimandikan kecuali oleh para wanita dan mayit laki-laki tidaklah dimandikan kecuali oleh para laki-laki. Kecuali, suami istri dan budak (wanita) terhadap tuannya.

4.         Dibolehkan suami memandikan istrinya, demikian pula sebaliknya (Shahih HR. Ahmad)

5.         Jika mayit wanita dan rambutnya masih terpintal, maka dilepas terlebih dahulu (HR. Bukhari)

6.         Diharamkan mencukur rambut kepala dan bulu kemaluan karena akan memegang aurat si mayit dan tidak pula kumis, dikhitan atau memotong kukunya karena jasad mayit adalah dihormati maka tidak boleh diganggu. Dan tidak lah benar dari Rasulullah SAW dan para sahabat tentang perbuatan diatas.

7.         Memperlakukan mayit dengan lemah lembut (HR Muslim, Abu Daud, Ibnu Majah, dan Ahmad)

8.         Menaruh daun bidara pada air ketika awal-awal pemandian (HR Bukhori dan Muslim)

9.         Hendaknya dimulai dari bagian kanan dan anggota wudhu, setelah didahului niat dan membaca basmalah (HR Bukhori dan Muslim)

10.      Membersihkan kepala secara baik dengan air dan daun bidara atau sabun dan yang semisalnya hingga mengenai dasar tempat tumbuhnya rambut serta menyisirnya dengan lemah lembut.

11.      Membersihkan bagian kanan badan, demikian pula pada bagian kiri

12.      Membolak balik sisi samping agar mudah membersihkan bagian tengkuk, punggung, dan bagian-bagian yang dianggap perlu untuk dibersihkan.

13.      Menyisir dan mengepang rambutnya menjadi tiga kepangan (jika mayit wanita) (HR Bukhori)

14.      Mengulang-ulang pembersihan dan penyiraman jika dianggap perlu, dan disunnahkan ganjil (HR Bukhori dan Muslim)

15.      Menambahkan kafur atau minyak wangi atau semisalnya pada siraman akhir

16.      Hendaknya tidak memegang kemaluan mayit kecuali jika kondisi mendesak

17.      Jika tidak ada air atau takut kalau dimandikan malah merusak tubuhnya (seperti mayit yang terbakar atau semisalnya) maka diganti dengan tayamum, sebab keadaan mendesak.

Demikian apa yang bisa saya sampaikan, semoga memberikan manfaat bagi semuanya..



Categories: Hikmah Jum'at

Bali oh Bali

11 December 2010 Leave a comment

Sudah hampir 9 bulan saya disini, pulau Dewata, pulau Bali. Tempat dimana berkumpulnya orang-orang dari seluruh penjuru dunia yang ingin berlibur, berwisata, berbulan madu, berkuliner. Tempat dimana berkeliaran bule-bule dari penjuru dunia di jalan-jalan. Tempat dimana saya pernah bermimpi untuk menginjakkan kaki disini, bukan apa-apa, hanya sekedar penasaran saja sih. Sebab impian saya sebenarnya bukan di Bali, tapi Mekkah Al Mukaromah. Dan ternyata sekarang, selain kesampaian mimpi itu, Bali adalah tempat dimana saya mencari sesuap nasi.

Hanya sekedar prolog tulisan ini saja, mari di lanjutkan !

Saya cukup senang berada disini. Udaranya memang cukup panas, tapi udara panas itu akibat langsung dari sinar matahari. Lagipula, cukup banyak angin, jadi tidak membuat udaranya tambah sesak. Sangat berbeda di Jakarta, udara panas yang dihasilkan di kota besar itu lebih banyak dari asap knalpot, debu, dan hal lain yang membuat udaranya sudah tak sedap lagi dihirup. Benar-benar tidak nyaman banget, belum lagi macetnya minta ampun di tambah hujan terus banjir hemm…males untuk dibahas.

Di Bali saya bukan liburan (meskipun sesekali bolehkan !), melainkan bekerja. Ya, bekerja pada perusahaan Manajemen Konstruksi, dan kebetulan ditugaskan di sana. Saya sedang bangun hotel 5 lantai plus basement di daerah Kuta-Bali dan semoga selesai bulan Mei 2011. Saya sih berharap tidak molor. Setelah itu, tidak tahu. Mungkin ke proyek berikut-nya.

Tulisan ini hanya sekedar shearing saja, permulaan saya sampai di Bali dan beberapa tempat yang pernah saya kunjungi selama saya disini, dan mungkin bersambung ya. Ok kita mulai,

Sampai di Bali

Jangan harap ada taksi yang bisa langsung anda gunakan di sekitar bandara. Keluar dari pintu bandara, bergeraklah ke arah kiri, disana terdapat loket khusus yang bernama Taxi Service. Tentukan letak yang anda inginkan, kemudian nomor-nomor yang aneh xi..xi.. akan diberikan kepada anda dengan sejumlah uang yang harus dibayar. Setelah itu anda akan diantar menuju tujuan. Untungnya hal ini gak terjadi pada saya, saya tinggal telepon teman. Dan temanpun langsung jemput di Bandara Ngurah Rai. Alhamdulillah. Sejauh ini tidak masalah bukan !

Angkutan Umum

Mungkin bayangan anda adalah Bali adalah tempat yang banyak angkot seperti Bogor. Bogor yang kota hujan bukan ya, ah ternyata gak. Bogor sekarang sudah menjadi kota angkot xi..xi.. Kok nyampenya Bogor sih, kebetulan 3-4 tahun saya di sana, jadi hapal dech. Ok kita lanjutkan. Jadi jangan harap ada angkutan umum berkeliaran di Bali. Jika ingin kemana-mana, anda harus menggunakan jasa taksi. Ya, hanya taksi lho. Argonya pun bergerak cukup cepat. Ah, benar-benar bukan pilihan yang sesuai tepat, benar-benar merepotkan. Jadi kalo mau pergi-pergi pake apa dong. Coba sewalah sepeda motor atau mobil. Tapi saya lebih mengusulkan sepeda motor. Karena lebih mudah untuk menjelajah ke tempat-tempat yang cukup sempit. Sebenarnya angkutan umum ada, Cuma tidak ada penumpangnya dan hanya beberapa saja yang lewat. Mungkin karena alasan inilah, jadi angkutan umum tidak digalakkan selain taksi itu. Untungnya masalah angkutan ini tidak menjadi masalah bagi saya, soalnya kendaraan, saya kirim dari Jakarta. Lumayan buat kerja. Ya, Motor Absolute Revo tiba di Bali setelah menunggu 4 hari lamanya.

Kipem

Kipem adalah Kartu Identitas Penduduk Musiman. Jika anda berencana tinggal di Bali, dan kira-kira lebih dari 3 bulan, dan setiap 3 bulan harus diperpanjang. Cara daftarnya harus ke Ketua Banjar, tapi lebih baik bilang saja ke mpunya kosan atau kontrakan minta dibuatin, mereka tidak keberatan ko. Banjar itu adalah kawasan yang sejenis dengan RW jika di Jakarta. Jika tidak membuat Kipem, siap-siaplah untuk di deportasi dari Bali. Kelihatannya seperti kita berada di luar negeri saja. Tapi, ini informasi ini benar lho. Teman saya aja, ada yang kena razia dan dendanya bisa 3 x lipat. Untuk ngurus Kipem hanya Rp. 55.000 + fotocopy KTP + Photo 2×3 = 2 lembar dan tunggu aja 1 bulan jadi deh (lama banget ya, sebenarnya saat itu juga langsung jadi, karena waktu itu saya dibuatin jadi molor xi..xi..). Oh ya, hampir lupa, razia Kipem ini biasanya jam 5 pagi, abis shubuh tiba-tiba digedor-gedor pintu. Alhamdulillah untuk ini saya aman, kan sudah punya Kipem xi..xi..

Bahasa di Bali

Bahasa Inggris adalah bahasa kedua di Bali setelah bahasa daerah. Sedangkan bahasa ketiga mungkin Jepang. Ya, disini lebih banyak turis dari Australia dan Jepang. Anak-anak pantai di Bali itu genit-genit. Tidak bisa melihat bule nganggur. Tapi mereka hebat-hebat! Kemampuan bahasa mereka dapatkan langsung dengan praktek di lapangan dan tanpa kursus lagi, meskipun kadang kedengarannya aneh. Yang penting, bule ngerti itu saja sih.

Pantai Kuta

Pantai Kuta cukup ramai jika sore hari. Mulai pukul 3 wita sampai dengan matahari terbenam. Oh iya, waktu disini lebih cepat 1 jam dari wib, jadi kalo di Jakarta jam 2 siang, maka di sini jam 3 sore. Isinya?  hihihi… jangan ditanya lagi. Banyak bule yang berjemur di pantai he..he..  untuk yang satu ini tak usah diceritakan lah. *tutup mata, sambil liat dikit* xi..xi..

Waktu Sholat

Sebelum pergi ke Bali, saya sering sekali diingatkan untuk tidak lupa sholat. Ya, saya masih menjalankan sholat kok. Tapi karena tak pernah terdengar adzan, maka patokanku hanya jam. Itupun hanya kira-kira. Jadi, Tasku selalu di bawa kemana-mana yang isinya laptop, kamera digital, HP dan dompet adalah barang-barang yang harus saya bawa setiap hari, kemanapun saya pergi. Yang sering ketinggalan adalah sholat shubuh, habis di jakarta jam 5 pagi. Di bali sudah jam 6, dan matahari sudah tinggi lagi, jadi ya gimana ? Jadi ya tetap sholat sih. Maklum otak saya sudah di set waktu Jakarta, jadi ya hemmm. Meskipun begitu, saya berusaha untuk tidak ketinggalan sholat shubuh gimanapun caranya.

Makanan

Makanan favorit Bali adalah daging babi. Agak susah mencari warung-warung yang terjamin halal. Jadi, sebelum membeli makanan, lebih baik bertanya terlebih dahulu. Toh, itu untuk kebaikan kita kok. Lagipula orang Bali mengerti dan cukup welcome, jadi tak akan ada yang tersinggung. Eh, sekarang jangan khawatir, warung berciri muslim banyak ko, ada warung muslim madiun, warung muslim solo, dan lain-lain, jadi don’t worry about that. Ini juga tergantung tujuan kita, mau yang aman atau tidak aman, semuanya telah tersedia. Tinggal kita milih aja.

Kriminalitas

Tingkat kriminalitas di Bali sangat kecil. Anda tak perlu khawatir menggunakan sepeda motor dengan kunci stang standar dan ditinggal begitu saja. Dan ini saya lihat dari perilaku masyarakat Bali yang sembarangan parkir dimana saja. Oh iya, di Bali tak ada tukang parkir dadakan. Jadi, jika pergi kemana-mana, anda tak perlu membawa uang receh. Ini beda banget sama Jakarta, Motor dirumah aja, sudah dipagar bisa hilang xi..xi..

Mungkin sampai disini dulu cerita tentang Bali, lain kali saya disambung lagi. Nanti kalo ada waktu, saya shearing lagi tempat-tempat di Bali, jadi tetap stay tune on my blog. See you guest..

Categories: Memories